INFOTREN.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) bersiap untuk meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sangat dinantikan publik. Pelaksanaan program ini dijadwalkan akan dimulai secara resmi pada tanggal 31 Maret mendatang.

Menjelang tanggal peluncuran tersebut, muncul peringatan keras dari jajaran pimpinan BGN kepada seluruh pihak yang terlibat dalam eksekusi program ini. Fokus utama peringatan tersebut adalah integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan anggaran.

Wakil Kepala BGN secara tegas menyampaikan pesannya kepada seluruh mitra pelaksana program bergengsi tersebut. Pesan ini bertujuan memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada sasaran tanpa adanya pemotongan atau penyimpangan.

Peringatan khusus ditujukan bagi mitra yang mungkin tergoda untuk melakukan praktik tidak terpuji dalam pengadaan kebutuhan pokok program. Hal ini berkaitan langsung dengan potensi mark up harga bahan baku yang digunakan.

Bahkan, Wakil Kepala BGN mengisyaratkan bahwa tindakan kecurangan sekecil apapun tidak akan ditoleransi selama pelaksanaan MBG berlangsung. Penekanan pada kejujuran ini menjadi kunci keberhasilan program nasional ini.

"Seluruh mitra wajib menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara profesional, berintegritas, dan yang terpenting, tanpa adanya bentuk kecurangan sedikit pun," ujar Wakil Kepala BGN, menegaskan komitmen lembaga yang dipimpinnya.

Lebih lanjut, ia memberikan ancaman serius bagi siapapun yang terbukti bermain mata dengan menaikkan harga bahan baku secara tidak wajar. Tindakan tegas siap diambil tanpa pandang bulu terhadap pelanggar.

"Mitra yang terbukti melakukan mark up harga bahan baku akan kami sikat," kata Wakil Kepala BGN, mengindikasikan bahwa sanksi berat telah disiapkan untuk menjaga transparansi anggaran program.

Badan Gizi Nasional mengharapkan semua mitra dapat bekerja sama dengan baik dan memegang teguh etika dalam setiap tahapan penyaluran makanan bergizi tersebut. Ini adalah pertaruhan nama baik pemerintah dalam kesejahteraan rakyat.