INFOTREN.ID - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menunjukkan komitmen serius dalam upaya mencapai swasembada pangan nasional. Langkah konkret ini diambil sebagai respons langsung terhadap arahan strategis yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Korps Bhayangkara mematok target ambisius untuk menuntaskan program penanaman jagung di lahan ratusan ribu hektare pada awal tahun 2026 ini. Inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan di seluruh wilayah Indonesia.
Secara spesifik, penegasan mengenai target ini disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Momentum penyampaian ini terjadi usai beliau berpartisipasi aktif dalam kegiatan tanam jagung serentak.
Aktivitas penanaman serentak yang menjadi fokus utama tersebut dilaksanakan di wilayah Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Peristiwa penting ini tercatat terjadi pada hari Sabtu, 7 Maret 2026.
Jenderal Sigit menegaskan bahwa program penanaman jagung ini merupakan implementasi nyata dari amanah yang diemban Polri. Program ini dirancang untuk mewujudkan kemandirian pangan yang menjadi prioritas utama pemerintah.
"Penanaman jagung Kuartal I tahun 2026 secara nasional dilaksanakan pada periode Januari sampai dengan Maret di lahan seluas 196.175 Ha," ujar Jenderal Sigit merujuk pada target periode berjalan.
Pernyataan tersebut menggarisbawahi skala masif dari operasi penanaman yang sedang digenjot oleh jajaran kepolisian di berbagai daerah. Target 196.175 hektare tersebut menjadi indikator kuat dukungan Polri.
Aksi tanam serentak di Ogan Ilir ini menjadi simbol dimulainya periode intensifikasi penanaman jagung sesuai dengan kerangka waktu yang telah ditetapkan oleh pusat.