JAKARTA, Infotren.id - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia menandatangani dua dokumen kerja sama strategis dengan Korea Forest Service (KFS) Republik Korea dalam rangka memperkuat kolaborasi bilateral di bidang kehutanan, khususnya dalam pengelolaan hutan berkelanjutan dan penanganan kebakaran hutan.
Penandatanganan kerja sama Kemenhut-KFS merupakan diplomasi hijau dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Republik Korea, khususnya dalam mendorong kerja sama strategis di sektor kehutanan.
Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, dan Menteri Kehutanan Korea (KFS), Park Eunsik, di Seoul, Korea Selatan. Ada dua dokumen yang ditandatangani pada kesempatan tersebut.
Pertama, Framework Arrangement on Cooperation on Priority Program in Forestry, yang menjadi payung kerja sama strategis kedua negara dalam mendukung upaya penanganan perubahan iklim melalui sektor kehutanan, termasuk pengelolaan hutan lestari, rehabilitasi mangrove dan gambut, pengembangan ekowisata, perhutanan sosial, hingga penguatan pasar karbon hutan.
Kedua, Memorandum of Understanding on Forest Fire Management and Post-Fire Restoration Cooperation, yang secara khusus mendorong kerja sama dalam pencegahan, kesiapsiagaan, respons, serta pemulihan pascakebakaran hutan, termasuk pemanfaatan teknologi seperti pemantauan berbasis satelit dan penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri KFS menyampaikan bahwa Kementerian Kehutanan merupakan mitra paling strategis bagi Korea Forest Service.
Bahkan, perwakilan kehutanan Korea di luar negeri saat ini hanya ditempatkan di Kedutaan Besar Republik Korea di Jakarta, yang menunjukkan pentingnya Indonesia dalam kerja sama kehutanan Korea.

Kemenhut RI menandatangani dua dokumen kerja sama strategis dengan Korea Selatan untuk memperkuat kolaborasi bilateral di bidang kehutanan. foto: Kemenhut
Menteri KFS juga menegaskan bahwa isu kebakaran hutan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Korea. Saat ini, KFS mengoperasikan 55 unit helikopter pemadam kebakaran hutan yang didukung oleh 755 personel.