MATARAM.INFOTREN.ID- Umat Islam seluruh dunia tengah melaksanakan ibadah Puasa Ramadhan yang merupakan salah satu dari Rukun Islam.
Ibadah puasa Ramadhan dijalankan umat Islam seluruh dunia. Dengan demikian, sebentar lagi umat Islam seluruh dunia merayakan hari kemenangan.
Di Indonesia hari kemenangan itu disebut dengan Lebaran, yakni Hari Raya Idul Fitri Tahun 1447 H. Untuk merayakan lebaran dan Hari Raya Idul Fitri ini, bagi masyarakat Indonesia ada yang kangen keluarga di kampung, maka mereka pasti ke Bali tradisi Mudik.
Hal ini lantaran momen mudik lebaran 2026 akan segera berlangsung. Aktivitas ini diikuti dengan antusias oleh seluruh masyarakat yang merantau, demi bertemu keluarga di rumah.
Istilah 'mudik' sendiri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti pulang ke kampung halaman atau pergi ke udik, yang merujuk pada pedalaman.
Kendati demikian, terdapat juga beberapa tafsiran mengenai asal kata mudik. Sebagian orang berpendapat bahwa istilah ini berasal dari bahasa Jawa "milih dilik" yang berarti "pulang sebentar
Ada juga yang menyebutkan bahwa kata ini berasal dari bahasa Melayu "udik" yang berarti hulu atau ujung, menggambarkan perjalanan dari muara ke hulu.
Sementara itu, menurut Antropolog UGM, Prof Heddy Shri Ahimsa-Putra, Asal-usul mudik sendiri terkait urbanisasi di era 1970-an.
Urbanisasi ini terjadi ketika pemerintah sedang gencar-gencarnya membangun kota-kota besar untuk pertumbuhan ekonomi.